Dalam bimbang kau datang
Tika sendu kau hadir
Lukaku belum hilang
Malah madu kau tawarkan
Sepiku lenyap
Perlahan pergi
Sunyiku sirna
Berganti sinar
Aku tahu maksud kamu
Aku paham inginmu
Pun aku mengerti harapmu
Aku juga maunya begitu
Seperti ucapmu
Menjadi imamku
Dan aku makmummu
Tapi hati ini belum sepenuhnya luluh
Dengan tawaran yang kau seduh
Bahagia kau hidang sakit yang tumbuh
Luka lama terus melepuh
Memang takdir bukan hak kita
Ada pengatur sang pencipta
Kita insan hanya menjalani semata
Dengan atau bahkan tidak suka
Bukan juga
pasrah dengan suratan
Kita perlu merancang rencana kedepan
Karena usaha jelas sangat diperlukan
Sebelum akhirnya kita tawakkal-kan
Aku hanya ingin berpesan
Pikir dulu semua matang-matang
Baiknya madu itu disimpan
Sampai memang waktu itu datang
Tapi jika kamu ingin demikian
Sudah bulat tekad dan harapan
Sudah yakin dengan pilihan
Ucapkan qabul segera halalkan


0 komentar: